Pages

Showing posts with label uncatagorized. Show all posts
Showing posts with label uncatagorized. Show all posts

Saturday, October 29, 2011

Test.

0 comments

Menjadi senior.

Rrr... jangan senior deh. Kesannya tua.

Menjadi final grader.

Hehehe. Sekarang nama saya diganti aku ya. Aku mau bersahabat dengan blog ini untuk setahun ke depan. Menebus rasa bersalah karena nggak nurutin hasrat untuk menulis setahun kemarin.

Hm.

Semenjak sebulan lalu, aku resmi melepas tanggung jawab di osis. Seminggu lalu, ski juga sudah melepasku menjadi pengurusnya. Semua tongkat sudah di estafetkan ke adik2.

Rasanya?

Er... rahasia. Nanti juga ngerasain sendiri. Atau sudah pernah?

Mulai saat ini aku sudah berkomitmen akan lebih sering menulis. Menulis kan bisa di mana aja ya? medianya macam-macam. Blog ini salah satunya. Jadi blog ini akan kumanfaatkan sesuai fungsinya. Sebelumnya, maaf kalau blog ini akan terlihat aneh dan gejeee ^^a

kamsahamnidaa...

Wednesday, May 11, 2011

Menyapa Langit dan teman-teman

0 comments
Halo langit.
Halo awan-awan. Hm... ke-enapa kalian terlihat empuk dan nyaman?

Pagi-pagi, saat mau berangkat sekolah kalian terihat anggun dan tenang. Hmm, pedekate sama si Matahari ya? Bagus, bagus. Cara untuk memikat seseorang memang dngan menampilkan attitude elegan nan menenangkan.
Eh, eh, pas si Matahari meninggi sedikit, kalian jadi centil.
Menampakkan gumpalan-gumpalan seperti kapas raksasa melayang, kadang kalian seperti mau memakan ujung moncong masjid di sekolahku.

Jangan-jangan...
Kalian pakai trik ya....
Membuat orang-orang jatuh cinta, mengagumi benda-benda angkasa, dan nekat menerobosmu untuk mengetahui ada apa di balik sana. Mencari cara bagaimana mengakali apa yang dibilang guru mereka dan pak Newton, Gravitasi.
Yah... tapi memang kamu punya beribu alasan untuk dibedah sih, Ngit.
Kamu misterius.

Jadi bagaimana rasanya terbang melewatimu, Ngit?
Melihat remehnya rumah-rumah, gedung-gedung sombong tapi tak bisa apa-apa?
Apalagi orang-orang itu ya. Gak keliatan mana yang gaul, kaya dan punya deretan tiket konser maupun baju branded.
Sambil merem, melebarkan tangan, merasakan angin yang berebutan mencolek dan kadang nampar badanku kayaknya seru ya, Ngit.

Ahhh, jangan lupa juga dengan penampilanmu jam 5 keatas.
senjanya...
seksi abiss.. oren, ungu semburat acak-acakan.
Allah emang paling bisa!

Oh iya, kalau malem-malem aku disuruh ibu ke indomaret, pasti-pasti-pasti aku mencarimu!
kali aja kamu lagi parade fashion show Bintang dan guest starnya, si Bulan. Ehm.. aku sering melongo lihat kalian. hampir mau nabrak juga sering...

Jadi bilangin Bulan sama Bintang, jangan GR kalau ada yang bilang kalau mereka berulang kali jadi bulan-bulanan buku-buku, lagu-lagu, dan film-film buatan manusia. Okey!

Mereka keren abis Ya Allah.
CiptaanMu, Subhanallah..

Friday, December 31, 2010

Surat untuk Bang Ical..

0 comments
zakywahyudi2010:

Bung Ical yang terhormat,
Saya percaya anda lebih berkuasa dari presiden di negara ini
Sri Mulyani anda singkirkan dan mengungsi dari tanah kelahiran yang dicintainya
Satgas anda bungkam sehingga tak lagi bersuara
Kepolisian dan Kejaksaan anda injak saat mereka menangani sang perampok: gayus
sehingga anda pun tidak akan terkait dengan kebusukannya

Saya percaya anda juga telah menebar magnet kharisma anda yang bernama rupiah di petinggi PSSI
Juga menanam sanak keluarga, handai taulan di tempat ini: Nirwan, Nurdin Halid, Andi Darussalam..
Tapi biarkan olahraga yang satu ini tetap menjadi milik kita, jangan anda rebut lagi
Anda boleh menguasai yang lainnya, apapun atau siapapun yang bisa anda beli dengan kekayaan anda

Kami tidak peduli anda menjadi ketua partai dengan cara membeli orang-orang yang sekarang menjadi pembela anda nomor wahid
Tapi tolong jangan anda kotori kesucian olahraga ini

Bung Ical
Anda bisa memiliki segalanya, tapi jangan yang satu ini
Biarkan ini tetap menjadi milik kami
Biarkan kami meneriakkan gairah kami pada permainan yang satu ini
Bagi kami inilah ekstasi untuk sejenak melupakan kepenatan kami atas kerasnya hidup yang mungkin
tidak pernah anda rasakan sejak anda menghirup udara di dunia ini
Biarkan kami meneriakan nama-nama pahlawan kami kami: Bambang Pamungkas! (bukan bambang soesatyo), Markus Horison! (bukannya (melchias) markus mekeng), Firman Utina! (tidak firman
soebagyo)

Bung Ical
Tidak kah anda melihat dan cemburu karenanya?
Bagaimana kami melonjak, berteriak dan tersenyum bahagia sekedar dapat melihat pujaan kami
Kami teriakkan nama-nama mereka dengan cinta tanpa pamrih rupiah
Irfan Bachdim!!! Christian Gonzales!!! Okto!!
Saat ini mereka adalah pahlawan kami
Pahlawan dengan parfum keringat yang menetes, bukannya armani
Pahlawan yang berkaus basah dan bercelana pendek, bukan pahlawan dalam setelan jas dan dasi
Pahlawan di lapangan rumput, tidak di gedung berpendingin ruangan di senayan

Tidak kah bung bertanya, mengapa kami menjadikan mereka pahlawan?
Karena mereka mencoba dengan sekuat tenaga, dengan keringat dan air mata membuat kami bahagia
Oleh karenanya, apapun hasil perjuangan mereka, nama mereka akan selalu lekat di hati kami,
mereka tetap pahlawan kami
Kami pun bahagia menjadi bagian dari perjuangan mereka, walau sekedar teriakan penyemangat
Akan kami ceritakan saat-saat perjuangan mereka kelak kepada anak cucu kami

Bung Ical
Anda berkeinginan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini kelak
Oleh karena itu jangan biarkan remah-remah simpati yang tersisa pada kami lenyap
Anda mungkin ingat ungkapan : "we may forgive, but we'll never forget"
Kami tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kami akan ingat selamanya :Lapindo, penggelapan pajak...
Jangan anda tambah kekecewaan kami dengan merebut permainan ini dari kami
Jika anda ingin mendapat sedikit ucapan terima kasih dari kami
tolong anda bisikkan sesuatu kepada Nurdin agar ia segera menyingkir dari olahraga ini

Terima kasih bung Ical


sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6458133

====

membaca perspektif orang tentang berbagai hal itu baik menurut saya, meskiii jelas kental subyektifitasnya. ya, seperti ini.

at least, kita dapat pengetahuan baru.

btw, saya lagi suka copas --"

Saturday, November 27, 2010

Oh, Weak.

3 comments
Rasanya seperti tercekat.
Ingin sekali berteriak, menjaganya erat erat. Agar tak ada satu tangan jahilpun datang mengganggunya.
Ia peri yang berbeda. Ia teguh, sederhana, tapi cerdas luar biasa.
Ini adalah fase merdeka. Dimana peri yang baru tumbuh akan menjelajah dunianya. Dengan berbagai cara.
Jadi menyuruhnya untuk tetap bersama denganku sama seperti memperlihatkan kekonyolanku padanya. Aku tak bisa berbuat apa-apa.

Tapi aku benci ketidakmampuan ini. Ia seharusnya tumbuh di tempat yang penuh dengan cahaya. Bukan cahaya semu. Aku berulang kali menunjukkan betapa indahnya tempat itu. Sederhana, tapi penuh kasih sayang.

Sekali lagi, dia adalah peri yang memiliki sayap. Ia bisa tetap bersamaku. Tapi bisa saja disaat semua lengah, perlahan ia pergi ke tempat lain. di tempat yang sulit aku menjangkaunya.
ya, Aku penjaga yang lemah. Tak bisa melakukan apa-apa.
Aku takut ia akan menuntutku nantinya. Ia menyalahkanku di hadapanNya.

“Ini karena dia membiarkanku pergi!”

Aku benci kecerobohanku. Aku benci menyadari kenyataan bahwa kami sekarang berada di fase bebas. Tapi kami masih terlalu rapuh untuk terbang sendirian.
Lalu, apa yang harus kulakukan?

Tuesday, July 13, 2010

takut

0 comments
jika yang dirasa kali ini adalah sebuah keraguan.
tolong hapus. tolong buang. hilangkan ini semua..

karena ada ketakutan dalam kalbu yang rapuh
takut berubah. takut berjalan sendiri. takut kebingungan. takut merasa dijauhi.
takut berteriak sendiri. takut menangis sendiri. takut mereguk keindahan tanpa ada teman berbagi.

aku takut merasakan sendiri.

Sunday, June 20, 2010

after few days..

0 comments
i dont know. i just feel lil worried when I'm thinking about few days after.
i want to say 'sorry'
I'm not a good friends, partner, and daughter.

I dont won't brake that belief.

No..

Ya Allah, Astaghfirullah..

Monday, May 31, 2010

Chasing Spirit

0 comments
di tengah malam yang sunyi dan modem-smart-pinjaman-teman-mas arif yang-ngebut-ini saya masi muter di dunia maya.

ini dia bagusnya jalan-jalan ke blog orang-orang.
alhamdulillah dapet semangat lagi.
smakin yakin bahwa yang sekarang dijalani bukanlah salah. insyaallah.

aya, saya mau curhat. habis gini UAS.

apa yang sudah saya siapkan?
materi insyaallah..
belum.

mental .. mbonek.

tapi semangat harus selalu ada dong :D
kejar-kejar-kejaarr.. Allah ngelihat usaha hambaNya tuh!

go. banzaaii. acha acha fighting!
 
Copyright © Nezha Fathirah's Blog