Another turning point
A fork stuck in the road
Time grabs you by the wrist
Directs you where to go
So make the best of this test
And don't ask why
It's not a question
But a lesson learned in time
It's something unpredictable
But in the end it's right
I hope you had the time of your life
So take the photographs
And still frames in your mind
Hang it on a shelf
In good health and good time
Tattoos of memories
And dead skin on trial
For what it's worth
It was worth all the while
It's something unpredictable
But in the end it's right
I hope you had the time of your life
---
one of application in facebook said that, this is the song which me-so.
hallo, trust in application like this is sooo last year -__-
ya, I dont know. but in some part, it describes me so well.
I mean, exactly describe what I have to do in this chance.
Sunday, January 09, 2011
Friday, January 07, 2011
When you flow your hope to me..
It is not kind of unbelieve feeling, is it?
ya, just like both of you. I had my own dream. But somestimes it was so difficult to tell.
I prefer making a surprise to planning in front of you.
This is my fault. I let you dont understand about me. I'm
I'm not your other girl, I'm not your annoyingstudent. Please dont compare me.
I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all I can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the stars
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE
(ga nyambung eh--?)
Hey hey you Mom and Dad.
Lets see how I can make my dreams become true!
I just love you so deep...
ya, just like both of you. I had my own dream. But somestimes it was so difficult to tell.
I prefer making a surprise to planning in front of you.
This is my fault. I let you dont understand about me. I'm
I'm not your other girl, I'm not your annoyingstudent. Please dont compare me.
I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all I can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the stars
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE
(ga nyambung eh--?)
Hey hey you Mom and Dad.
Lets see how I can make my dreams become true!
I just love you so deep...
Thingking about Give Up
Today I found my self in the same place few weeks ago.
Again, asking the same questions : Why I have to feel sorrow to do this guidance?
, why I have to feel such pain, just for usual thing?, why I try hard to find all the way to make her back?
Oh. This is confusing and lil'hurts.
till I got into the tired-of-useless-guidance point.
I've tried.
Don't be sad, I still with you.
However this is not my-time anymore. I let the stronger bestfriends do that for you.
Calm down, I'm gonna always behind you. never let you fall.
Again, asking the same questions : Why I have to feel sorrow to do this guidance?
, why I have to feel such pain, just for usual thing?, why I try hard to find all the way to make her back?
Oh. This is confusing and lil'hurts.
till I got into the tired-of-useless-guidance point.
I've tried.
Don't be sad, I still with you.
However this is not my-time anymore. I let the stronger bestfriends do that for you.
Calm down, I'm gonna always behind you. never let you fall.
Friday, December 31, 2010
Surat untuk Bang Ical..
zakywahyudi2010:
Bung Ical yang terhormat,
Saya percaya anda lebih berkuasa dari presiden di negara ini
Sri Mulyani anda singkirkan dan mengungsi dari tanah kelahiran yang dicintainya
Satgas anda bungkam sehingga tak lagi bersuara
Kepolisian dan Kejaksaan anda injak saat mereka menangani sang perampok: gayus
sehingga anda pun tidak akan terkait dengan kebusukannya
Saya percaya anda juga telah menebar magnet kharisma anda yang bernama rupiah di petinggi PSSI
Juga menanam sanak keluarga, handai taulan di tempat ini: Nirwan, Nurdin Halid, Andi Darussalam..
Tapi biarkan olahraga yang satu ini tetap menjadi milik kita, jangan anda rebut lagi
Anda boleh menguasai yang lainnya, apapun atau siapapun yang bisa anda beli dengan kekayaan anda
Kami tidak peduli anda menjadi ketua partai dengan cara membeli orang-orang yang sekarang menjadi pembela anda nomor wahid
Tapi tolong jangan anda kotori kesucian olahraga ini
Bung Ical
Anda bisa memiliki segalanya, tapi jangan yang satu ini
Biarkan ini tetap menjadi milik kami
Biarkan kami meneriakkan gairah kami pada permainan yang satu ini
Bagi kami inilah ekstasi untuk sejenak melupakan kepenatan kami atas kerasnya hidup yang mungkin
tidak pernah anda rasakan sejak anda menghirup udara di dunia ini
Biarkan kami meneriakan nama-nama pahlawan kami kami: Bambang Pamungkas! (bukan bambang soesatyo), Markus Horison! (bukannya (melchias) markus mekeng), Firman Utina! (tidak firman
soebagyo)
Bung Ical
Tidak kah anda melihat dan cemburu karenanya?
Bagaimana kami melonjak, berteriak dan tersenyum bahagia sekedar dapat melihat pujaan kami
Kami teriakkan nama-nama mereka dengan cinta tanpa pamrih rupiah
Irfan Bachdim!!! Christian Gonzales!!! Okto!!
Saat ini mereka adalah pahlawan kami
Pahlawan dengan parfum keringat yang menetes, bukannya armani
Pahlawan yang berkaus basah dan bercelana pendek, bukan pahlawan dalam setelan jas dan dasi
Pahlawan di lapangan rumput, tidak di gedung berpendingin ruangan di senayan
Tidak kah bung bertanya, mengapa kami menjadikan mereka pahlawan?
Karena mereka mencoba dengan sekuat tenaga, dengan keringat dan air mata membuat kami bahagia
Oleh karenanya, apapun hasil perjuangan mereka, nama mereka akan selalu lekat di hati kami,
mereka tetap pahlawan kami
Kami pun bahagia menjadi bagian dari perjuangan mereka, walau sekedar teriakan penyemangat
Akan kami ceritakan saat-saat perjuangan mereka kelak kepada anak cucu kami
Bung Ical
Anda berkeinginan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini kelak
Oleh karena itu jangan biarkan remah-remah simpati yang tersisa pada kami lenyap
Anda mungkin ingat ungkapan : "we may forgive, but we'll never forget"
Kami tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kami akan ingat selamanya :Lapindo, penggelapan pajak...
Jangan anda tambah kekecewaan kami dengan merebut permainan ini dari kami
Jika anda ingin mendapat sedikit ucapan terima kasih dari kami
tolong anda bisikkan sesuatu kepada Nurdin agar ia segera menyingkir dari olahraga ini
Terima kasih bung Ical
sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6458133
====
membaca perspektif orang tentang berbagai hal itu baik menurut saya, meskiii jelas kental subyektifitasnya. ya, seperti ini.
at least, kita dapat pengetahuan baru.
btw, saya lagi suka copas --"
Bung Ical yang terhormat,
Saya percaya anda lebih berkuasa dari presiden di negara ini
Sri Mulyani anda singkirkan dan mengungsi dari tanah kelahiran yang dicintainya
Satgas anda bungkam sehingga tak lagi bersuara
Kepolisian dan Kejaksaan anda injak saat mereka menangani sang perampok: gayus
sehingga anda pun tidak akan terkait dengan kebusukannya
Saya percaya anda juga telah menebar magnet kharisma anda yang bernama rupiah di petinggi PSSI
Juga menanam sanak keluarga, handai taulan di tempat ini: Nirwan, Nurdin Halid, Andi Darussalam..
Tapi biarkan olahraga yang satu ini tetap menjadi milik kita, jangan anda rebut lagi
Anda boleh menguasai yang lainnya, apapun atau siapapun yang bisa anda beli dengan kekayaan anda
Kami tidak peduli anda menjadi ketua partai dengan cara membeli orang-orang yang sekarang menjadi pembela anda nomor wahid
Tapi tolong jangan anda kotori kesucian olahraga ini
Bung Ical
Anda bisa memiliki segalanya, tapi jangan yang satu ini
Biarkan ini tetap menjadi milik kami
Biarkan kami meneriakkan gairah kami pada permainan yang satu ini
Bagi kami inilah ekstasi untuk sejenak melupakan kepenatan kami atas kerasnya hidup yang mungkin
tidak pernah anda rasakan sejak anda menghirup udara di dunia ini
Biarkan kami meneriakan nama-nama pahlawan kami kami: Bambang Pamungkas! (bukan bambang soesatyo), Markus Horison! (bukannya (melchias) markus mekeng), Firman Utina! (tidak firman
soebagyo)
Bung Ical
Tidak kah anda melihat dan cemburu karenanya?
Bagaimana kami melonjak, berteriak dan tersenyum bahagia sekedar dapat melihat pujaan kami
Kami teriakkan nama-nama mereka dengan cinta tanpa pamrih rupiah
Irfan Bachdim!!! Christian Gonzales!!! Okto!!
Saat ini mereka adalah pahlawan kami
Pahlawan dengan parfum keringat yang menetes, bukannya armani
Pahlawan yang berkaus basah dan bercelana pendek, bukan pahlawan dalam setelan jas dan dasi
Pahlawan di lapangan rumput, tidak di gedung berpendingin ruangan di senayan
Tidak kah bung bertanya, mengapa kami menjadikan mereka pahlawan?
Karena mereka mencoba dengan sekuat tenaga, dengan keringat dan air mata membuat kami bahagia
Oleh karenanya, apapun hasil perjuangan mereka, nama mereka akan selalu lekat di hati kami,
mereka tetap pahlawan kami
Kami pun bahagia menjadi bagian dari perjuangan mereka, walau sekedar teriakan penyemangat
Akan kami ceritakan saat-saat perjuangan mereka kelak kepada anak cucu kami
Bung Ical
Anda berkeinginan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini kelak
Oleh karena itu jangan biarkan remah-remah simpati yang tersisa pada kami lenyap
Anda mungkin ingat ungkapan : "we may forgive, but we'll never forget"
Kami tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kami akan ingat selamanya :Lapindo, penggelapan pajak...
Jangan anda tambah kekecewaan kami dengan merebut permainan ini dari kami
Jika anda ingin mendapat sedikit ucapan terima kasih dari kami
tolong anda bisikkan sesuatu kepada Nurdin agar ia segera menyingkir dari olahraga ini
Terima kasih bung Ical
sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6458133
====
membaca perspektif orang tentang berbagai hal itu baik menurut saya, meskiii jelas kental subyektifitasnya. ya, seperti ini.
at least, kita dapat pengetahuan baru.
btw, saya lagi suka copas --"
Wednesday, December 29, 2010
Can I call you Angel?
The snow fell, leaving a halo of white upon your head,
and that's when I said,
Can I call you Angel?
You looked at me with surprise,
but I could see it in your eyes,
and I knew.
As you sang silent night,
your beautiful voice put me at ease,
and I asked please,
Can I call you Angel?
A smile came to your face with serenity and grace,
but you said not a word.
In my darkest hours you held my hand,
never leaving my side, and I said, while I cried,
Can I call you Angel?
You then began to wipe the tears away
and erase all the gray in my life.
You led me down a path of gold,
telling me of the creator above,
and again I asked with a greater love,
Can I call you Angel?
You never answered my plea,
so I fell to my knee in prayer.
As I opened my eyes, I could see you before me;
Your wings spread and a golden halo upon your head
and one last time I said,
Can I call you Angel?
by : Erin Sheets
***
This is the kind of beautiful friendship poems. My senior, Dian Sari Widadi make a song from this poems, by her piano. I swear, It's outstanding..
I do love that song :)
and that's when I said,
Can I call you Angel?
You looked at me with surprise,
but I could see it in your eyes,
and I knew.
As you sang silent night,
your beautiful voice put me at ease,
and I asked please,
Can I call you Angel?
A smile came to your face with serenity and grace,
but you said not a word.
In my darkest hours you held my hand,
never leaving my side, and I said, while I cried,
Can I call you Angel?
You then began to wipe the tears away
and erase all the gray in my life.
You led me down a path of gold,
telling me of the creator above,
and again I asked with a greater love,
Can I call you Angel?
You never answered my plea,
so I fell to my knee in prayer.
As I opened my eyes, I could see you before me;
Your wings spread and a golden halo upon your head
and one last time I said,
Can I call you Angel?
by : Erin Sheets
***
This is the kind of beautiful friendship poems. My senior, Dian Sari Widadi make a song from this poems, by her piano. I swear, It's outstanding..
I do love that song :)
Tuesday, December 28, 2010
!
you're right. sometimes I'm in that selfish.
what should I do then? why does everybody seems agree with me?
what should I do then? why does everybody seems agree with me?
Sunday, December 19, 2010
Bertahan.
ya,
aku hanya khawatir, apabila pada akhirnya kau muak dan jenuh dengan segala upayaku menjagamu. sampai akhirnya kau memintaku pergi.
inilah patah hati itu. suakit. suakit. clekit clekit.
rasanya lebih menyakiti tenggorokan, sesak dan merasa berat di kepala.
aku tengah menebalkan kulit muka, menulikan telinga, pura-pura baik-baik saja.
aku ingin selalu disisimu. tak peduli oang-orang disekililingmu akan jengah dengan kehadiranku, aku tak peduli. bagiku itu oke-oke saja. selama kau menerimaku.
aku semakin kehilangan identitas lamamu. ketika kau berada di zona itu, aku total tak mengenalmu. sampai beberapa detik selanjutnya kau menyapaku. ah, itu baru seseorang yang kukenal!
aku akan bertahan, tak peduli dengan tatapan benci dan bosan darinya.
dia tak mengenalmu, dia sok tahu tentangmu, dia tak benar-benar menyayangimu.
tapi yang selalu kutakutkan adalah, ketika kau sendiri yang memintaku berhenti bersamamu, seraya bilang : kau sebenarnya yang tak mengenalku! kau yang sok tau tentangku!
...
di pangkuan malam, Surabaya, 19 Desember2010
Ya Allah, mudahkanlah..
aku mencintainya karenaMu..
aku hanya khawatir, apabila pada akhirnya kau muak dan jenuh dengan segala upayaku menjagamu. sampai akhirnya kau memintaku pergi.
inilah patah hati itu. suakit. suakit. clekit clekit.
rasanya lebih menyakiti tenggorokan, sesak dan merasa berat di kepala.
aku tengah menebalkan kulit muka, menulikan telinga, pura-pura baik-baik saja.
aku ingin selalu disisimu. tak peduli oang-orang disekililingmu akan jengah dengan kehadiranku, aku tak peduli. bagiku itu oke-oke saja. selama kau menerimaku.
aku semakin kehilangan identitas lamamu. ketika kau berada di zona itu, aku total tak mengenalmu. sampai beberapa detik selanjutnya kau menyapaku. ah, itu baru seseorang yang kukenal!
aku akan bertahan, tak peduli dengan tatapan benci dan bosan darinya.
dia tak mengenalmu, dia sok tahu tentangmu, dia tak benar-benar menyayangimu.
tapi yang selalu kutakutkan adalah, ketika kau sendiri yang memintaku berhenti bersamamu, seraya bilang : kau sebenarnya yang tak mengenalku! kau yang sok tau tentangku!
...
di pangkuan malam, Surabaya, 19 Desember2010
Ya Allah, mudahkanlah..
aku mencintainya karenaMu..
Subscribe to:
Posts (Atom)


