semoga ngga bingung --"
26. Udah dapat beasiswa dan dapat sekolah, tapi beasiswa tidak cukup bayar SPP gimana? Harus cari beasiswa tambahan atau uang sendiri.
27. Kalau sudah dapat beasiswa dari yang bonafid, mencari tambahan lebih mudah. bisa ke korporat, yayasan, dan bahkan ke kampus yang akan terima kita.
28. Kampus US & UK punya bwragam beasiswa tambahan. Ada yang khusus untuk perempuan, untuk orang asia, untuk orang cacat, untuk negara ketiga dll.
29. Cari satu beasiswa utama dulu, kalo gak cukup, banyak kesempatan dapat beasiswa tambahan. Cek Ford Foundation salah satu yang bisa kasih.
30. Umumnya kesempatan beasiswa itu buat yang sudah punya pengalaman kerja. PNS, perempuan, wartawan, NGO, dari Indonesia Timur peluang bisa lebih besar.
31. Beasiswa yang saya bicarakan beragam: ada yang pendek 3-9 bulan, biasanya fellowship/exchange program, ada yang untuk S1, ada S2, dan ada S3.
32. Bagusnya beasiswa besar, ada kontrak bhw penerima balik lg ke Indonesia beberapa tahun, biar gak brain drain.
33. Ada beasiswa dari korporat yang malah mewajibkan penerimanya kerja di perusahaannya, seperti di Singapore. Di US setamat kuliah boleh kerja 18 bulan.
34. Nah bagi yang belum tamat kuliah gimana? Ada kok kesempatan dapat beasiswa singkat. Saya dapat 2 beasiswa singkat sebelum lulus S1.
35. Semester 6 saya dapat exchange program ke kanada & semester 9 saya dapat fellowship ke NUS Singapore. Durasinya 6-9 bulan. Jadi jangan nunggu lulus!
36. Buat karyawan banyk shortcourse untuk profesional. Saya pernah dapat fellowship di Uni Maryland. Sekelas sama pemenang pulitzer. Jadi kapan saja bisa.
37. Jadi definis beasiswa yang saya bahas adalah segala kegiatan belajar kita di luar negeri yang dibayarin orang lain. Gratis. Tidak harus untuk dapat gelar.
38. Ada beasiswa yang hanya buat orang yang belum pernah sekolah di LN. Tapi ada juga yang MALAH percaya dan ngasih ke orang yang pernah dapat beasiswa juga.
39. Untuk info terbaru berbagai beasiswa harus rajin nyari-nyari, tapi bisa juga join di FB, ada akun beasiswa, juga di grup “beasiswa” di yahoogroups.
40. Bagi yang masih kuliah, usahakan IPKnya lumayan bagus, karena ada beasiswa S2 dan S3 yang mematok IPK minimal. sekitar 3.00 cukup aman.
41. Jadi dapat beasiswa itu kombinasi niat kuat+usaha di atas rata-rata untuk nyari+riset dan persiapan+honest+passionate+jangan lupa DOA dan IKHLAS.
42. Buat aktifis kampus, Dikti punya program exchange ke Cina, Aussi dan Belanda. Sila kontak rektorat ato Dikti.
43. Buat karyawan perusahaan besar, lihat website company, kadang-kadang ada program fellowship untuk pindah ke kantor di LN beberapa bulan.
44. Saya pernah jadi pewawancara. Kami suka yang jujur, artikulatif dan punya tekad besar. Tidak suka sama yang sombong, malas-malasan, dan lebai.
45. Supaya ga grogi waktu wawancara, Jangan terburu-buru, pikir dulu baru jawab. Sebaiknya ada eye contact dengan pewawancara. Show ur spirit!
46. Sebagai pewawancara yang kami cari adalah orang yang bertekad besar untuk menggunakan beasiswa sebaik-baiknya dan apa dia punya mampu untuk itu.
47. Sebagai pewawancara yang kami cari adalah apa orang ini bisa membawa manfaat buat hubungan kedua negara dalam arti luas.
48. Sebagai pewawancara yang kami suka orang yang telah riset dan do their homework tentang beasiswa, bidang studi dan negara yang dituju.
49. Saya suka bawa kliping tulisan atau karya lain saya ke ruang wawancara. Perlihatkan ke pewawancara. Seeing is believing.
50. Waktu wawancara terbatas, ceritakan semua strenght kita, pilih kata-kata lugas dan to the point. Tapi jangan menyombong. Rehearse di rumah.
51. Ketika pewawancara rapat, every little effort peserta dipertimbangkan. Jadi usahalah di atas rata2, Go the extra miles, jangan lupa DOA.
52. Skill Inggris diukur dengan Toefl atau Ielts. Skornya tergantung pemberi beasiswa, universitas dan studi. Toefl berkisar 550 sd 600.
53. Enaknya dapat Chevening, ADS dan beberapa yang lain, penerima dapat free kursus Inggris sebelm kuliah. Kualitasnya bagus dan jadi banyak teman.
54. Penerma beasiswa bonafid dihargai di kampus dan tempat kerja. Universitas dapat kredit kalau nerima Fulbright atau Chevening recipients.
55. Gagal 1-2 kali jangan berhenti. Anggap aja latihan. Persaingan ketat. Coba lagi. Worth it kok ngulang berkali-kali. Man sabara zafira.
56. Seperti hal lain saya percaya dapat beasiswa adalah kombinasi niat kuat+usaha di atas rata2+doa+ikhlas. Everything is possible.
Monday, August 30, 2010
TIPS beasiswa dari A. Fuadi (part 1)
ada banyak. -___- inysa Allah berguna
Sejak A. Fuadi, penulis Negeri 5 Menara tampil di KickAndy, Metro TV bulan Mei 2010 dan Tatap Muka TVOne bulan Agustus, banyak pertanyaan tentang tips bagaimana dia mendapatkan 8 beasiswa dari luar negeri. Beasiswa yang diterimanya mulai dari program fellowship 1 semester di National University of Singapore, exchange program ke Quebec, Kanada, sampai program masters di George Washington University, USA dan University of London, UK. Fuadi sempat membagi tips ini di akun twitternya @fuadi1. Berikut kompilasi tweet itu:
1. Harus ada niat dan keinginan yang besar dan sangat kuat untuk dapat beasiswa. Karena untuk dapat satu adalah perjuangan yang penuh kompetisi.
2. Tapi ketahuilah banyak beasiswa tersedia di mana-mana dalam berbagai bentuk, durasi dan penerima. Kadang beasiswa ini kurang publikasi.
3. Karena kurang publikasi, tugas kita untuk heboh mencari. Dulu saya suka keluyuran ke banyak pameran pendidikan, kantor-kantor untuk nanya-nanya.
4. Jadi step penting adalah niat kuat sehingga siap heboh mencari info ke mana-mana. Beasiswa itu banyak kok.
5. Sekarang heboh cari info itu gampang. Search di google. Gabung dengan milis Beasiswa atau Facebook beasiswa. Dulu saya ga ada internet.
6. Sampe di sini saya mau bilang, beasiswa tidak datang sendiri, tapi harus dicari dengan segenap usaha. Harus Man Jadda Wajada.
7. Beasiswa yang saya bahas adalah yang ada hubungannya dengan luar negeri. Karena saya gak pernah dapat dari dalam negeri.
8. Menurut saya dapat beasiswa itu lebih karena faktor sungguh-sungguh. Bukan karena pinter. Bannyak yang pinter ga dapat.
9. Biasanya kalau sudah sungguh-sungguh cari info, dalam 6-8 bulan kita sudah dapat calon-calon beasiswa yang bisa kita lamar.
10. Sumber beasiswa yang bonafid itu antara lain Fulbright ke US, Chevening ke UK, Manbusho ke Jepang dan ADS ke Australia. Selain itu banyak yang lain. KLIK "READ MORE" untuk tips no 11 sampai 56.
11. Setiap beasiswa punya syarat beda-beda. Tapi stepnya hampir sama: kirim aplikasi, seleksi tulis, dan wawancara. Kalau lolos, terbang deh:)
12. Ok, anggap sekarang sudah dapat info lengkap. Langkah pertama adalah mengisi aplikasi dan melengkapi surat-surat yang dibutuhkan.
13. Ingat 1 beasiswa itu diperebutkan banyak orang. Seperti Fulbright, 1 kursi diperebutkan sampe ribuan orang.
14. Seleksi awal via aplikasi. Karena kompetisi ketat, tulis aplikasi dengan sebaik mungkin. Ribuan aplikasi dan hanya yang istimewa yang get noticed.
15. Saya perlu sampe berminggu-minggu hanya untuk ngisi 2 halaman aplikasi. Pastikan samauanya error free dan kuat. Ini satu-satunya kesempatan kita to impress.
16. Syarat umur, IPK, nilai Toefl dll beda-beda setiap beasiswa, jadi silakan cek ke pemberi beasiswa masing-masing.
17. Kalau aplikasi beasiswa sudah dikirim, sila mulai cari sekolah & surat-suratan sama universitas. Jadi ada 2 aplikasi: beasiswa dan aplikasi ke sekolah.
18. Kalau aplikasi layak, akan dipanggil untuk tes tulis n wawancara. Kalo Chevening ada tes tulis dan bahas, kalo Fulbright langsung ke wawancara.
19. Tes tulis Chevening sistem gugur. Yang gak lulus tes 1 gak bisa ikut tes ke 2. Yang lulus akan dipanggil untuk wawancara.
20. Sebelum wawancara, berlatih jawab pertanyaan-pertanyaan, baca dan denger segala sesuatu dalam b. inggris beberapa hari sebelum wawancara akan bantu. Tidur cukup dan relax.
21. Begitu dipanggil masuk ruang wawancara, relax. Anggap pewawancara itu teman yang mau denger cerita kita. Be honest. Show your passion.
22. Jadi ada 2 kesempatan jual diri. Dalam aplikasi dan di saat wawancara. Di 2 kesempatan itu; jujur, semangat, pede, dan ceritakan semua kelebihan kita.
23. Tiap beasiswa beda, tapi umumnya mencover tuition, biaya hidup, tiket PP, biaya tes Toefl dan kursus bahasa. Suami/istri tidak selalu di-cover.
24. Ada besiswa yang baik yang sampai men-cover beli laptop, biaya riset tesis, suami/istri. Sila cek setiap dengan pemberi beasiswa untuk detil.
25. Ok, udah dapat beasiswa lalu gimana? Harus ada sekolah yang sudah nerima kita, baru bisa berangkat. Kalo belum ada, ya terpaksa nunggu dulu.
to be continued :D
Sejak A. Fuadi, penulis Negeri 5 Menara tampil di KickAndy, Metro TV bulan Mei 2010 dan Tatap Muka TVOne bulan Agustus, banyak pertanyaan tentang tips bagaimana dia mendapatkan 8 beasiswa dari luar negeri. Beasiswa yang diterimanya mulai dari program fellowship 1 semester di National University of Singapore, exchange program ke Quebec, Kanada, sampai program masters di George Washington University, USA dan University of London, UK. Fuadi sempat membagi tips ini di akun twitternya @fuadi1. Berikut kompilasi tweet itu:
1. Harus ada niat dan keinginan yang besar dan sangat kuat untuk dapat beasiswa. Karena untuk dapat satu adalah perjuangan yang penuh kompetisi.
2. Tapi ketahuilah banyak beasiswa tersedia di mana-mana dalam berbagai bentuk, durasi dan penerima. Kadang beasiswa ini kurang publikasi.
3. Karena kurang publikasi, tugas kita untuk heboh mencari. Dulu saya suka keluyuran ke banyak pameran pendidikan, kantor-kantor untuk nanya-nanya.
4. Jadi step penting adalah niat kuat sehingga siap heboh mencari info ke mana-mana. Beasiswa itu banyak kok.
5. Sekarang heboh cari info itu gampang. Search di google. Gabung dengan milis Beasiswa atau Facebook beasiswa. Dulu saya ga ada internet.
6. Sampe di sini saya mau bilang, beasiswa tidak datang sendiri, tapi harus dicari dengan segenap usaha. Harus Man Jadda Wajada.
7. Beasiswa yang saya bahas adalah yang ada hubungannya dengan luar negeri. Karena saya gak pernah dapat dari dalam negeri.
8. Menurut saya dapat beasiswa itu lebih karena faktor sungguh-sungguh. Bukan karena pinter. Bannyak yang pinter ga dapat.
9. Biasanya kalau sudah sungguh-sungguh cari info, dalam 6-8 bulan kita sudah dapat calon-calon beasiswa yang bisa kita lamar.
10. Sumber beasiswa yang bonafid itu antara lain Fulbright ke US, Chevening ke UK, Manbusho ke Jepang dan ADS ke Australia. Selain itu banyak yang lain. KLIK "READ MORE" untuk tips no 11 sampai 56.
11. Setiap beasiswa punya syarat beda-beda. Tapi stepnya hampir sama: kirim aplikasi, seleksi tulis, dan wawancara. Kalau lolos, terbang deh:)
12. Ok, anggap sekarang sudah dapat info lengkap. Langkah pertama adalah mengisi aplikasi dan melengkapi surat-surat yang dibutuhkan.
13. Ingat 1 beasiswa itu diperebutkan banyak orang. Seperti Fulbright, 1 kursi diperebutkan sampe ribuan orang.
14. Seleksi awal via aplikasi. Karena kompetisi ketat, tulis aplikasi dengan sebaik mungkin. Ribuan aplikasi dan hanya yang istimewa yang get noticed.
15. Saya perlu sampe berminggu-minggu hanya untuk ngisi 2 halaman aplikasi. Pastikan samauanya error free dan kuat. Ini satu-satunya kesempatan kita to impress.
16. Syarat umur, IPK, nilai Toefl dll beda-beda setiap beasiswa, jadi silakan cek ke pemberi beasiswa masing-masing.
17. Kalau aplikasi beasiswa sudah dikirim, sila mulai cari sekolah & surat-suratan sama universitas. Jadi ada 2 aplikasi: beasiswa dan aplikasi ke sekolah.
18. Kalau aplikasi layak, akan dipanggil untuk tes tulis n wawancara. Kalo Chevening ada tes tulis dan bahas, kalo Fulbright langsung ke wawancara.
19. Tes tulis Chevening sistem gugur. Yang gak lulus tes 1 gak bisa ikut tes ke 2. Yang lulus akan dipanggil untuk wawancara.
20. Sebelum wawancara, berlatih jawab pertanyaan-pertanyaan, baca dan denger segala sesuatu dalam b. inggris beberapa hari sebelum wawancara akan bantu. Tidur cukup dan relax.
21. Begitu dipanggil masuk ruang wawancara, relax. Anggap pewawancara itu teman yang mau denger cerita kita. Be honest. Show your passion.
22. Jadi ada 2 kesempatan jual diri. Dalam aplikasi dan di saat wawancara. Di 2 kesempatan itu; jujur, semangat, pede, dan ceritakan semua kelebihan kita.
23. Tiap beasiswa beda, tapi umumnya mencover tuition, biaya hidup, tiket PP, biaya tes Toefl dan kursus bahasa. Suami/istri tidak selalu di-cover.
24. Ada besiswa yang baik yang sampai men-cover beli laptop, biaya riset tesis, suami/istri. Sila cek setiap dengan pemberi beasiswa untuk detil.
25. Ok, udah dapat beasiswa lalu gimana? Harus ada sekolah yang sudah nerima kita, baru bisa berangkat. Kalo belum ada, ya terpaksa nunggu dulu.
to be continued :D
Sedetik
Saya telat (lagi)
untuk ke 4 kalinya di semester ini
yang saya heranin, dari telat yang pertama ke sesudahnya, kenapa saya ngga pernah ngambil pelajaran.
waktu telat yang pertama, saya cuma ngguyu-ngguyu ae karena yang ngga bisa masuk gerbang 15 krena di gembok dari dalam itu ada bejibun, kaya ngantri tol.
yang kedua biasa ae bersyukur karena hari itu ngga ada PR ato ulangan
tapi pagi ini.. karena sumpek masuk-masukin buku, uang masjid, hape, quran rukuh headset, kertas2 ke dalam tas. dan harus naik-turun tangga karena ngambil barang yang kelupaan di kamar.. belum lagi lampu merah dan orang nyebrang yang terjadi secara berurutan menambah lama waktu saya di jalan.
telat ini seperti hukuman langsung. karena saya telat solat subuh.
saya juga ngga tau nasib ulangan basa inggris dan akuntansi..
dan baru kali ini saya pulang ke rumah dalam keadaan nangis gara-gara telat, nyesel...
kemarin (30/8) saya juga nyaris telat. benar-benar nyaris.
motor saya berhasil menembus gerbang khas Alcatraz libels sedetik sebelum pak Herman mau menutup gerbang.
saya beruntung sekali. andaikan sedetik tadi itu saya lama-lamain di jalan, pasti kemaren saya juga telat.
ternyata, satu detik itu sangat berharga..
mulai hari ini dan seterusnya, saya akan berangkat sejam sebelum bel bunyi!
saya ngga mau jadi orang yang rugi..
"Demi masa.. sesungguhnya manusia dalam kerugian..
kecuali, orang-orang yg beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran"
( AL-'ASR,1-3)
untuk ke 4 kalinya di semester ini
yang saya heranin, dari telat yang pertama ke sesudahnya, kenapa saya ngga pernah ngambil pelajaran.
waktu telat yang pertama, saya cuma ngguyu-ngguyu ae karena yang ngga bisa masuk gerbang 15 krena di gembok dari dalam itu ada bejibun, kaya ngantri tol.
yang kedua biasa ae bersyukur karena hari itu ngga ada PR ato ulangan
tapi pagi ini.. karena sumpek masuk-masukin buku, uang masjid, hape, quran rukuh headset, kertas2 ke dalam tas. dan harus naik-turun tangga karena ngambil barang yang kelupaan di kamar.. belum lagi lampu merah dan orang nyebrang yang terjadi secara berurutan menambah lama waktu saya di jalan.
telat ini seperti hukuman langsung. karena saya telat solat subuh.
saya juga ngga tau nasib ulangan basa inggris dan akuntansi..
dan baru kali ini saya pulang ke rumah dalam keadaan nangis gara-gara telat, nyesel...
kemarin (30/8) saya juga nyaris telat. benar-benar nyaris.
motor saya berhasil menembus gerbang khas Alcatraz libels sedetik sebelum pak Herman mau menutup gerbang.
saya beruntung sekali. andaikan sedetik tadi itu saya lama-lamain di jalan, pasti kemaren saya juga telat.
ternyata, satu detik itu sangat berharga..
mulai hari ini dan seterusnya, saya akan berangkat sejam sebelum bel bunyi!
saya ngga mau jadi orang yang rugi..
"Demi masa.. sesungguhnya manusia dalam kerugian..
kecuali, orang-orang yg beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran dan saling menasehati untuk kesabaran"
( AL-'ASR,1-3)
Friday, August 27, 2010
-_________-
assalamualaikum
Ya.. akhirnya saya menyadari bahwa blogger saya ini isinya kacangan banget --"
saya mengetahui fakta ini setelah visit ke beberapa blogger2 muda lain yang bagus-bagus tulisannya. pingiiiiin TT
cukuplah tumblr sebagai sampah.
sekian,
Jazakumullah khairan katsiran
Wassalamualaikum wr wb
Ya.. akhirnya saya menyadari bahwa blogger saya ini isinya kacangan banget --"
saya mengetahui fakta ini setelah visit ke beberapa blogger2 muda lain yang bagus-bagus tulisannya. pingiiiiin TT
cukuplah tumblr sebagai sampah.
sekian,
Jazakumullah khairan katsiran
Wassalamualaikum wr wb
Tuesday, July 13, 2010
takut
jika yang dirasa kali ini adalah sebuah keraguan.
tolong hapus. tolong buang. hilangkan ini semua..
karena ada ketakutan dalam kalbu yang rapuh
takut berubah. takut berjalan sendiri. takut kebingungan. takut merasa dijauhi.
takut berteriak sendiri. takut menangis sendiri. takut mereguk keindahan tanpa ada teman berbagi.
aku takut merasakan sendiri.
tolong hapus. tolong buang. hilangkan ini semua..
karena ada ketakutan dalam kalbu yang rapuh
takut berubah. takut berjalan sendiri. takut kebingungan. takut merasa dijauhi.
takut berteriak sendiri. takut menangis sendiri. takut mereguk keindahan tanpa ada teman berbagi.
aku takut merasakan sendiri.
Thursday, July 08, 2010
Ich liebe mein Bruder :')
saya punya kakak cowok yang sangat menyebalkan. sangat.
yea, almost brother does
dari kecil, dia paling hobi buat saya nangis. dia tu nyebelin banget. paling bisa mbuat ekspresi muka yang bikin kita gak bisa mbales jailnya dia.
saat baru saja pulang dr kampus di malam hari, dengan bertelanjang dada, dia akan tiba-tiba menerobos pintu kamar dan tiduran di kasur. dia itu, tidurannya bermaksud mengelapkan keringatnya ke sprey wangi saya!
dengan muka sok balita dan terus mengguling-gulingakan badan baunya di kasur dia bilang : "Enyak Enyak Enyak!"
mungkin, besok-besok saya akan nyesel mbuat postingan kayak gini ke dia. hehe
tapi ga papalah.
ada saat-saat ketika masku itu terlihat begitu charming di mata.
ini adalah ketika ayah saya ditelpon sekolah. bu pipit selaku guru BK memberi saya satu kesempatan. kesempatan masuk IPA tanpa tes lagi. karena melihat nilai selain kimia yang masih lumayan. kimia-nya.. eng, ngpres --
saya masuk IPS karena keinginan saya sendiri.
karena smpai sekarang saya masih di Pare, kediri. ayah menghubungi saya lewat telpon, karena beliau nggak mau memberi jawaban tanpa bertanya pada anaknya dulu.
I love my Dad, also!
saya bilang sama ayah saya butuh waktu untuk mikir lagi. aneh ya? knp nggak langsung menolak?
entahlah, ada sisi lain di hati saya yang akan sedih memikirkan tentang hal itu.
saya dilema.
saya langsung menghidupkan facebook, bertanya pada orang-orang yang saya percaya. saya butuh keyakinan hati di waktu hanya tak lebih dari 6 jam. karena ayah harus tau jawabannya dan mengirimkan mas Arif untuk ke sekolah dan menandatangani surat pindah jurusan jika saya memutuskan ke IPA. (Ayah juga lagi ada di Bandung)
saya hampir menangis saat itu. ooh tidak, di balik bilik warnet saya menangis. ada sebersit perasaan, saya merasa memiliki kesempatan untuk membuat ibu saya tak kecewa.
yaa, ibu saya nggak setuju saya di IPS.
banyak harapan yang ibu lantunkan untuk saya.
Dan setelah mengambil rapot, setelah mengetahui saya masuk jurusan yang saya pilih, ibu menceritakan kecewanya di atas motor. sambil nyetir, saya lagi-lagi nangis.
ngerasa berdosa. ngerasa argumen pertahanan saya selama ini untuk meyakinkan diri bahwa saya bisa jauh lebih maksimal di IPS runtuh.
sampai saat itu. datang kesempatan merubah takdir.
oh come on. andai kamu tau gimana rasanya dilema saya saat itu. ditambah lagi argumen sepupu saya yang baru ketrima di keperawatan Unpad. saya bingung.
Marin bilang, ikuti kata hatimu.
saat itu saya berusaha sekuat tenaga menetralkan hati. saya masih pingin di IPS.
tapi bayangan ibu yang berharap saya menerima tawaran itu kembali hadir.
gak kuaat...
lalu terlintas di benak saya. saya punya 3 kakak. saya akan tanya mereka, mereka mungkin paham dengan masalah saya.
saya tanya mb erma via email:
dia menjawab dengan menanyai saya lebih dulu. macem macem bla bla bla, mbak erma iku endinge gak ngasi jawaban. tapi dia memberi kesimpulan yang bisa diterima.
kemudian mba dina. mba dina sibuk paling ya, jadi aku mengurungkan niat.
terakhir, mas arif.
untuk pertama kalinya saya sms dia dengan kata-kata ini: Mas, aku pingin curhat. Online skg.
dia bales : lewat sms aja, nis. lgi gabisa ngenet.
yasudah, akhirnya saya ngenet sambil curhat lewat hp. pertanyaan saya pendek saja.
sy : mas aku bingung. aku ipa ato ips?
dia langsung bales : ips aja!
wow. cepet. aku lgsung bales tanya: kenapa?
dia jawab : bentar ya nis.
setelah beberapa lama, hp geter. mas arif. 8 page. waw.
Hm, kalo mas arif disuruh milih lagi ipa ato ips aku pertimbangin beberapa point.
1. jujur dalam hati aku suka dan cocoknya dimana
2. besok mau kuliah di jurusan apa
3. mata pelajaran yang dipelajari apa aku bisa maksimal
nah dari situ aku klo njawab lagi, aku dapet
1. aku lebih milioh ips
2. besok pingin kuliah menejemen
3. mapelnya aku bisa maksimal hasilnya daripada aku masuk ke ipa
kemarin mas arif krn pingin bareng temen-temen dan nurutin maunya ayah ibu, jadi masuk ipa. jadinya ya nilainya mas arif setengah2.
rapot, unas itu mas arif banyak nyonteknya (ups)
masuk ITL aja itu untung-untungan
jadi saranku anisa yang tau sendiri kemana potensi kamu sendiri.
belajar dari mas arif, kalo pilih jurusan yang sesuai minat dan bakatmu. dan tidak terpengaruh dengan yang di luar. the right man, the right place. dont be the right man, in the wrong place. ok?
plus minus ipa:
ipa pilihannya banyak pas kuliah.
yang genk-nya lg banyak anak ipa yang merasa itung-itungannya pinter dia masuk juga di pilihan ips. mereka merasa yang kayak materi2 yang hafalan aja di nalar cukup. jd mereka berpikiran tdk perlu masuk ips.
minusnya, krena trde record-nya kyk gitu, hasilnya malah banyak yang anjlok.
bahkan materi pas sekolah sangat berat2nya, bnyak anak ipa jd stres dn ngedrop. sehingga kebanyakan dr mereka yang ngedrop milih kuliah, dan banyak dr ipa ujung-ujunganya ke swasta lho. gr2 dmna2 dia ikut tes dia gak ketrima. karena ga kefokusannya itu.
plus minus ips:
materi sosial itu murni sifat manusia. jadi mudah dipelajari dan mudah dimengerti. jur
usan pas kuliahnya relatif mengarah ke aplikasi langsung. jadi biasanya anak yang ips yang serius, nilainya / hasilnya bisa luar biasa.
sayangnya banyak yg mempengaruhi image ips itu nyantai. jadi kebawa, dan kebanyakan begitu.
minusnya, kebanyakan anak ips masuk ke jurusan ipa ga berani. cos di ujiannya slain sama ada matnya, ada fisika,kimia dn biologi. skiranya pelajaran yg g bisa di nalar. karena ilmu pasti.. jadi otomatis kbnyakan hny pada ips dn bahasa.
jadi gitu. km harus memilih sesuai minat bakatmu. ok?
saranku. kamu buka situsnya its sm unair. liat-liat fakultas n jurusannya apa aja. ok?
saya lega banget setelah baca sms itu. banget. beruntung punya kakak kaya dia.
ooh masku, tapi aku mau UI.
HI UI :)
aku sayang mastuuuu :'*
yea, almost brother does
dari kecil, dia paling hobi buat saya nangis. dia tu nyebelin banget. paling bisa mbuat ekspresi muka yang bikin kita gak bisa mbales jailnya dia.
saat baru saja pulang dr kampus di malam hari, dengan bertelanjang dada, dia akan tiba-tiba menerobos pintu kamar dan tiduran di kasur. dia itu, tidurannya bermaksud mengelapkan keringatnya ke sprey wangi saya!
dengan muka sok balita dan terus mengguling-gulingakan badan baunya di kasur dia bilang : "Enyak Enyak Enyak!"
mungkin, besok-besok saya akan nyesel mbuat postingan kayak gini ke dia. hehe
tapi ga papalah.
ada saat-saat ketika masku itu terlihat begitu charming di mata.
ini adalah ketika ayah saya ditelpon sekolah. bu pipit selaku guru BK memberi saya satu kesempatan. kesempatan masuk IPA tanpa tes lagi. karena melihat nilai selain kimia yang masih lumayan. kimia-nya.. eng, ngpres --
saya masuk IPS karena keinginan saya sendiri.
karena smpai sekarang saya masih di Pare, kediri. ayah menghubungi saya lewat telpon, karena beliau nggak mau memberi jawaban tanpa bertanya pada anaknya dulu.
I love my Dad, also!
saya bilang sama ayah saya butuh waktu untuk mikir lagi. aneh ya? knp nggak langsung menolak?
entahlah, ada sisi lain di hati saya yang akan sedih memikirkan tentang hal itu.
saya dilema.
saya langsung menghidupkan facebook, bertanya pada orang-orang yang saya percaya. saya butuh keyakinan hati di waktu hanya tak lebih dari 6 jam. karena ayah harus tau jawabannya dan mengirimkan mas Arif untuk ke sekolah dan menandatangani surat pindah jurusan jika saya memutuskan ke IPA. (Ayah juga lagi ada di Bandung)
saya hampir menangis saat itu. ooh tidak, di balik bilik warnet saya menangis. ada sebersit perasaan, saya merasa memiliki kesempatan untuk membuat ibu saya tak kecewa.
yaa, ibu saya nggak setuju saya di IPS.
banyak harapan yang ibu lantunkan untuk saya.
Dan setelah mengambil rapot, setelah mengetahui saya masuk jurusan yang saya pilih, ibu menceritakan kecewanya di atas motor. sambil nyetir, saya lagi-lagi nangis.
ngerasa berdosa. ngerasa argumen pertahanan saya selama ini untuk meyakinkan diri bahwa saya bisa jauh lebih maksimal di IPS runtuh.
sampai saat itu. datang kesempatan merubah takdir.
oh come on. andai kamu tau gimana rasanya dilema saya saat itu. ditambah lagi argumen sepupu saya yang baru ketrima di keperawatan Unpad. saya bingung.
Marin bilang, ikuti kata hatimu.
saat itu saya berusaha sekuat tenaga menetralkan hati. saya masih pingin di IPS.
tapi bayangan ibu yang berharap saya menerima tawaran itu kembali hadir.
gak kuaat...
lalu terlintas di benak saya. saya punya 3 kakak. saya akan tanya mereka, mereka mungkin paham dengan masalah saya.
saya tanya mb erma via email:
dia menjawab dengan menanyai saya lebih dulu. macem macem bla bla bla, mbak erma iku endinge gak ngasi jawaban. tapi dia memberi kesimpulan yang bisa diterima.
kemudian mba dina. mba dina sibuk paling ya, jadi aku mengurungkan niat.
terakhir, mas arif.
untuk pertama kalinya saya sms dia dengan kata-kata ini: Mas, aku pingin curhat. Online skg.
dia bales : lewat sms aja, nis. lgi gabisa ngenet.
yasudah, akhirnya saya ngenet sambil curhat lewat hp. pertanyaan saya pendek saja.
sy : mas aku bingung. aku ipa ato ips?
dia langsung bales : ips aja!
wow. cepet. aku lgsung bales tanya: kenapa?
dia jawab : bentar ya nis.
setelah beberapa lama, hp geter. mas arif. 8 page. waw.
Hm, kalo mas arif disuruh milih lagi ipa ato ips aku pertimbangin beberapa point.
1. jujur dalam hati aku suka dan cocoknya dimana
2. besok mau kuliah di jurusan apa
3. mata pelajaran yang dipelajari apa aku bisa maksimal
nah dari situ aku klo njawab lagi, aku dapet
1. aku lebih milioh ips
2. besok pingin kuliah menejemen
3. mapelnya aku bisa maksimal hasilnya daripada aku masuk ke ipa
kemarin mas arif krn pingin bareng temen-temen dan nurutin maunya ayah ibu, jadi masuk ipa. jadinya ya nilainya mas arif setengah2.
rapot, unas itu mas arif banyak nyonteknya (ups)
masuk ITL aja itu untung-untungan
jadi saranku anisa yang tau sendiri kemana potensi kamu sendiri.
belajar dari mas arif, kalo pilih jurusan yang sesuai minat dan bakatmu. dan tidak terpengaruh dengan yang di luar. the right man, the right place. dont be the right man, in the wrong place. ok?
plus minus ipa:
ipa pilihannya banyak pas kuliah.
yang genk-nya lg banyak anak ipa yang merasa itung-itungannya pinter dia masuk juga di pilihan ips. mereka merasa yang kayak materi2 yang hafalan aja di nalar cukup. jd mereka berpikiran tdk perlu masuk ips.
minusnya, krena trde record-nya kyk gitu, hasilnya malah banyak yang anjlok.
bahkan materi pas sekolah sangat berat2nya, bnyak anak ipa jd stres dn ngedrop. sehingga kebanyakan dr mereka yang ngedrop milih kuliah, dan banyak dr ipa ujung-ujunganya ke swasta lho. gr2 dmna2 dia ikut tes dia gak ketrima. karena ga kefokusannya itu.
plus minus ips:
materi sosial itu murni sifat manusia. jadi mudah dipelajari dan mudah dimengerti. jur
usan pas kuliahnya relatif mengarah ke aplikasi langsung. jadi biasanya anak yang ips yang serius, nilainya / hasilnya bisa luar biasa.
sayangnya banyak yg mempengaruhi image ips itu nyantai. jadi kebawa, dan kebanyakan begitu.
minusnya, kebanyakan anak ips masuk ke jurusan ipa ga berani. cos di ujiannya slain sama ada matnya, ada fisika,kimia dn biologi. skiranya pelajaran yg g bisa di nalar. karena ilmu pasti.. jadi otomatis kbnyakan hny pada ips dn bahasa.
jadi gitu. km harus memilih sesuai minat bakatmu. ok?
saranku. kamu buka situsnya its sm unair. liat-liat fakultas n jurusannya apa aja. ok?
saya lega banget setelah baca sms itu. banget. beruntung punya kakak kaya dia.
ooh masku, tapi aku mau UI.
HI UI :)
aku sayang mastuuuu :'*
Monday, June 28, 2010
orang-orang bingung
hm, di liburan ini aku mncatat bberapa hal penting.
ada hal-hal yang ternyata masih sangat melekat di pikiran orang-orang selama ini.
tentang imej, gengsi, santai-serius, dan being science is so much better than the others. oops, bukannya mau membela diri lo ya.
aku terkadang bingung dengan orang-orang yang terang-terangan mengakui kecintaannya pada hal-hal tentang perkembangan politik, sosial ekonomi di Indonesia. orang-orang pandai berbicara di depan banyak orang dengan alasan yang logis, dan masuk akal.
mereka terlihat hebat. mereka pandai merebut perhatian orang dengan gaya bicara dan kharismanya. dengan mantap dia berkata akan menghianati sains dan berbelok di sosial ketika sudah kuliah nanti.
dengan cepat ia menambahkan ia sangat bersyukur berada di ipa. ia berkata sendiri ia akan menemui berbagai remidi dari pelajaran kimia maupun fisika.
saya jadi terdiam. mikir lagi.
apa nggak tersiksa bergumul tiap hari dengan hal-hal yang sesungguhnya tidak kita cintai? demi apa itu semua dipertahankan? gengsi? prestige? rasa percaya diri?
saya terbiasa sekali dengan alasan-alasan "Jika di sains, kau akan lebih mudah menalar ilmu sosial!". "sains membuatmu lebih mudah menggapai cita-cita! apapun cita-cita!". dan saya sangat menghormati alasan "sains membuat kita lebih dekat dengan Sang pencipta!"
mungkin ini hanyalah hasil pemikiran sampah dari siswa ips yang sok tahu.
jika kita sudah mengetahui jelas apa passion kita, apa hal-hal yang membuat kita tenggelam dan menikmati tiap ilmu yang membentang di luar sana, kita tak perlu lagi berbelok-belok ke bidang-bidang lain! jika kau jelas ingin menjadi dokter, insinyur berkutatlah dengan kimia, fisika, biologi dan matematika. jika kau ingin menjadi pengacara yang ingin membela mereka yang miskin dr ketidakadilan di negeri ini, maka peluklah ilmu politik dan sosial, sedalam-dalamnya. dimulai dari sekarang. bukan nanti, bukan setelah lulus SMA.
suda
bagi saya pribadi, saya tak mau menyiakan sma dengan memperdalam ilmu yang tak berkesiambungan dengan cita-cita.
tapi saya takkan berkomentar jika mereka belum menemukan jelas cita-citanya. dan mengambil IPA sebagai jalan aman.
aah. biarin lah.
it depends..
ada hal-hal yang ternyata masih sangat melekat di pikiran orang-orang selama ini.
tentang imej, gengsi, santai-serius, dan being science is so much better than the others. oops, bukannya mau membela diri lo ya.
aku terkadang bingung dengan orang-orang yang terang-terangan mengakui kecintaannya pada hal-hal tentang perkembangan politik, sosial ekonomi di Indonesia. orang-orang pandai berbicara di depan banyak orang dengan alasan yang logis, dan masuk akal.
mereka terlihat hebat. mereka pandai merebut perhatian orang dengan gaya bicara dan kharismanya. dengan mantap dia berkata akan menghianati sains dan berbelok di sosial ketika sudah kuliah nanti.
dengan cepat ia menambahkan ia sangat bersyukur berada di ipa. ia berkata sendiri ia akan menemui berbagai remidi dari pelajaran kimia maupun fisika.
saya jadi terdiam. mikir lagi.
apa nggak tersiksa bergumul tiap hari dengan hal-hal yang sesungguhnya tidak kita cintai? demi apa itu semua dipertahankan? gengsi? prestige? rasa percaya diri?
saya terbiasa sekali dengan alasan-alasan "Jika di sains, kau akan lebih mudah menalar ilmu sosial!". "sains membuatmu lebih mudah menggapai cita-cita! apapun cita-cita!". dan saya sangat menghormati alasan "sains membuat kita lebih dekat dengan Sang pencipta!"
mungkin ini hanyalah hasil pemikiran sampah dari siswa ips yang sok tahu.
jika kita sudah mengetahui jelas apa passion kita, apa hal-hal yang membuat kita tenggelam dan menikmati tiap ilmu yang membentang di luar sana, kita tak perlu lagi berbelok-belok ke bidang-bidang lain! jika kau jelas ingin menjadi dokter, insinyur berkutatlah dengan kimia, fisika, biologi dan matematika. jika kau ingin menjadi pengacara yang ingin membela mereka yang miskin dr ketidakadilan di negeri ini, maka peluklah ilmu politik dan sosial, sedalam-dalamnya. dimulai dari sekarang. bukan nanti, bukan setelah lulus SMA.
suda
bagi saya pribadi, saya tak mau menyiakan sma dengan memperdalam ilmu yang tak berkesiambungan dengan cita-cita.
tapi saya takkan berkomentar jika mereka belum menemukan jelas cita-citanya. dan mengambil IPA sebagai jalan aman.
aah. biarin lah.
it depends..
Subscribe to:
Posts (Atom)


